Masuk

Ingat Saya

Artificial Intelelligence apa itu?

Manusia diciptakan dengan kecerdasan yang sangat luar biasa. Bayi yang baru lahir hanya bisa menangis saat lapar dan setelah sang ibu memberikan ASI (air susu ibu) sang bayi lansung terdiam. Hal ini adalah suatu pemeteaan di jaringan syaraf otaknya yang jika si bayi lapar maka akan menangis. Di usia sekitar dua tahun dia sudah mampu mengenali beberapa benda seperti kucing , meja , kursi dll dan yang paling penting setelah menginjak usia 3 atau 4 tahun si bayi sudam mampu mengucapkan satu kalimat lengkap dengan predikat + objek + keterangan , padahal dia sama sekali tidak pernah diajari tatabahasa dan setelah menginjak usia 5 tahun kecerdasannya berkembang dengan pesat membentuk kecerdasan majemuk (multiple intelligence) . Sampai saat ini belum ada satu mesin pun yang bisa menyamai kecerdasan majemuk manusia secara keseluruhan.

dari manusia lah AI(Artificial Intelligence) lahir sebuah gagasan agar mempelajari kecerdasan manusia dan diterapkan dalam komputer dengan tujuan agar mempermudah manusia dalam melakukan kegiatannya.

bayangkan bila anda sedang berada di luar rumah dan maling masuk ke rumah anda dan beruntungnya anda memiliki system camera keamanan security  yang bisa mendeteksi maling dan lansung dikirimkan ke smartphone anda pasti anda bisa bergerak cepat dengan melaporkan pencurian sedang terjadi di rumah anda. pasti system camera keamanan security itu akan sangat berguna dan bahkan anda tidak perlu lagi menyewa seorang satpam. bayangkan bagaimana mudahnya dunia dengan segala system yang automatis dan bisa anda kontrol pasti sangat menyenangkan bukan ?

AI begitu sangat membantu manusia tapi juga bisa menimbulkan bahasa yang sangat besar sekali, berikut beberapa jenius yang meyakini AI itu berbahya :

  • Stephen Hawking

Ahli fisikawan ternama asal Inggris ini memang bergantung pada teknologi agar terus berkarya dan bertahan hidup. Walau begitu, ia ternyata mencemaskan AI dapat mengancam keberadaan manusia.Berikut komentar Stephen kepada media BBC “AI akan berkembang dengan sendirinya dalam kisaran yang saya yakin akan terus meningkat. Sementara kita, manusia, terbatas oleh evolusi biologis, nantinya tidak akan mampu bersaing dan akhirnya akan tersingkir”

 

  • Vernor Vinge

Professor Matematika dan ilmuan yang mengajar di San Diego State University pernah mendapatkan penghargaan Hugo Award untuk karya novelnya.

professor ini  menulis aitikel artikel The Coming Technological Singularity” tahun 1993 silam pada bagian abstract ia menulis “Dalam kurun waktu 30 tahun, manusia akan punya teknologi yang diciptakan untuk kecerdasan super. Tak lama kemudian, era manusia akan berakhir”

Seakan sudah meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan, Vinge memang melihat singularitas sebagai entitas yang tak dapat terelekan walaupun nantinya ada aturan mengenai perkembangan AI. Menurutnya, singularitas bisa membuat punahnya bangsa manusia.
 

 

sumber

Artificial Intelligence buku karya suyanto

http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20141204131737-199-15848/kecerdasan-buatan-di-mata-para-jenius/

Dengan